Cara Memilih Pipa Yang Tepat

Cara Pemilihan Jenis Pipa Yang Tepat

Harga dan Jenis Pipa,  di pasaran ternyata cukup bervariasi. Biasanya untuk saluran air rumah tangga atau proyek bangunan besar. Baik pipa untuk kebutuhan saluran air bersih, pipa untuk pembuangan, pipa air panas dan banyak lagi kebutuhannya. Meskipun demikian banyak yang tidak pernah tahu, merk pipa apa yang bagus kualitasnya. Bahkan kebanyakan orang memilih jenis pipa saluran air dengan melihat dari segi harga pipa yang paling murah tanpa mengetahui kualitas dari pipa tersebut.

Pernahkah anda berpikir, kalau pipa air yang ditanam dalam tanah akan tetap aman sampai berpuluh-puluh tahun tanpa alami kerusakan? Atau mungkin anda adalah orang yang sering gonta ganti pipa air, karena sering bocor dan rusak? Jika ternyata pipa mengalami kerusakan maka saluran air anda pun akan terganggu, sehingga jika dibiarkan akan memicu terjadinya kerusakan atau kebocoran yang tak terduga. Memilih produk pipa yang tepat memang tidak bisa dilakukan sembarangan. Apalagi untuk jalur pipa yang akan ditanam di dalam tanah. Pastinya anda harus memakai pipa berkualitas dengan karakter tangguh dan tak mudah rusak.

Untuk saat ini, di pasaran sudah banyak dijual jenis pipa yang bisa anda pakai untuk berbagai macam kebutuhan, misalnya pipa PPR, Pipa HDPE, PVC dan juga PE. Sangat penting bagi anda untuk bisa mengetahui beragam jenis pipa tersebut.

Anda bisa menemukan banyak supplier atau distributor pipa HDPE yang terpercaya. Sebelum memilih sebaiknya anda memastikan bahwa pipa yang dibutuhkan memang sudah sesuai kebutuhan, berikut hal yang harus diperhatikan.

Mengenal Jenis Pipa

Banyak jenis pipa yang digunakan untuk berbagai macam kebutuhan, disamping itu karakteristik tiap jenis berbeda maka akan sangat mempengaruhi pada penggunaannya.

Misalkan pada pipa yang banyak digunakan untuk proyek air bersih adalah jenis pipa HDPE. Jenis pipa ini dinilai sangat lentur dan kuat serta tidak mudah untuk terkena korosi. Distributor pipa HDPE biasanya akan menjual pipa ini dalam bentuk gulungan panjang. Sehingga tehnik fitting tidak perlu banyak anda gunakan. Ketahan HDPE juga bisa mencapai waktu 50 tahun sehingga tidak perlu sering mengganti pipa, salkan bisa menjaga dari resiko kerusakan.

Ada juga jenis pipa PVC, jenis pipa yang bisa disebut pipa paralon, berwarna putih dan mempunyai bahan dasar plastik dengan bentuk yang kaku dan keras. Pipa PVC bisa digunakan untuk kebutuhan saluran pembuangan air dan juga atap rumah. Jenis pipa ini membutuhkan sambungan dengan panjang minimal dari pipa PVC adalah 4 meter.

Spesifikasi Pipa

Selain jenis pipa, anda juga harus memperhatikan spesifikasi dari produk tersebut. Merk pipa yang ada di pasaran jumlahnya ratusan. Setiap merk itu juga memiliki spesifikasi yang berbeda-beda. Jadi sebelum membeli pastikan pemahaman apa saja spesifikasi yang dibutuhkan. Misalnya dari ukuran, kekuatan, tekanan dan masih banyak lainnya.

Untuk pipa HDPE misalnya, produk yang baik tak akan berpengaruh terhadap benturan secara tiba-tiba, dan tak mudah pecah. Jika hal ini terjadi berarti pipa tersebut memiliki kualitas yang baik. Tentunya pipa untuk mengaliri air bersih, air buangan, air dari pompa bertekanan atau air limbah memiliki spesifikasi yang berbeda. Jangan pernah salah dalam memilih. Lihat diameter yang anda butuhkan, inchinya,dan lain sebagainya.

Ukuran pipa sesuai kebutuhan

Sangat penting untuk menyesuaikan ukuran pipa, karena jika salah ukuran maka kebutuhan pipa anda tidak akan terpenuhi dan anda kan mengeluarkan biaya lebih banyak untuk membeli lagi. Hitung dan tentukan total kebutuhan yang di gunakan, karena dapat mempengaruhi pada pemilih diameter serta jenisnya.

Jika dilihat dari segi ukuran, untuk kebutuhan rumah hanya akan membutukan pipa dengan ukuran diameter ½” sampai 1 ½” , sedangkan untuk ukuran ½” – 1” biasanya digunakan untuk kebutuhan rumah dengan ukuran besar dengan system pada bak penampungan maka akan dibutuhkan pipa dengan ukuran diameter 1 ¼” – ½”. Standart ukuran ini berlaku pada jenis pipa HDPE dan PVC.

Untuk besaran tekanannya, bisa memilih pipa dengan jenis AW, semisal seperti untuk tekanan yang sedang pada kebutuhan pembuangan limbah, air hujan dan yang lainnya bisa menggunakan pipa Jenis D. jika belum faham bisa menanyakan langung pada pihak penjual.

Proses Penyambungan dan Fitting

Untuk menyambungkan satu pipa dengan pipa yang lainnya, dibutuhkan fitting untuk proses penyambungan. Ada beberapa jenis penyambungan yang bisa dilakukan. Ada yang memakai perekat biasa atau memakai solvent cement (lem) dan prosedur pemanasan. Kedua proses ini memiliki fungsi yang berbeda-beda, tergantung jenis pipa yang digunakan.

Misalnya pipa PVC yang disambung dengan prosedur Solvent Cement, Pipa PPR dan Pipa PE-100 yang disambung dengan teknik pelelehan (Persenyawaan sempurna). Jadi sebelum membeli anda harus memperhatikan proses penyambungannya ini.

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,