• Jam Buka Toko: 08.00-17.00 WIB
  • Status Order
  • Tlp: 031-99894287
  • SMS/WA: 0812-3307-8263
  • cs@solusibersama.co.id
Terpopuler:

Sistem Perpipaan 2020

10 Desember 2019 - Kategori Blog

Sistem Perpipaan

Sistem Perpipaan

adalah suatu sistem yang digunakan transportasi fluida antar peralatan (equipment) dari suatu tempat ke tempat yang lain sehingga proses produksi dapat berlangsung .

Komponen sistem perpipaan secara umum terdiri dari :

  1. Pipa
  2. Fitting (Elbow, reducer, tee, flange, cap, dll.)
  3. Instrumentasi ( peralatan untuk mengukur dan mengendalikan parameter aliran fluida, seperti temperatur, tekanan, laju aliran massa, level ketinggian, dll.)
  4. peralatan atau equipment ( penukar kalor, bejana tekan, pompa compressor, dll.)
  5. Penyangga pipa ( pipe support dan pipe hanger )
  6. Komponen khusus ( strainer, drain, vent, dll. )

Penyambungan pipa sangat diperlukan, karena satu potong pipa (spool) memiliki ukuran panjang yang berbeda – beda, sehingga satu spool harus disambungkan dengan spool lain supaya dapat membentuk rooting yang diinginkan.

pada instalasi pipa, banyak  ditemui sambungan, perubahan arah, perubahan diameter dan belokan, mengapa hal tersebut dilakukan? hal ini dilakukan karena keterbatasan ukuran dan bentuk pipa dalam memenuhi segala kebutuhan isntalasi.

sehingga untuk memenuhi kebutuhan tersebut saat ini telah diproduksi berbagai macam jenis alat penyambungan yang tentunya disesuaikan dengan ukuran pipa, jenis pipa dan material penyusunan pipa.

Tipe – Tipe Sambungan Pipa

proses penyambungan antar pipa, biasanya kita mengenal penyambungan dengan cara pengelasan, tetapi sebenarnya masih terdapat cara lain, yaitu dengan cara penyambungan ulir. ada perbedaan cara penyambungan tersebut. berikut :

  1. penyambungan dengan las (welded component), tipe penyambungan yang bersifat tetap atau permanen, sehingga sambungan tidak dapat dibuka maupun dilepas. biasanya cara ini dilakukan pada instalasi pipa industri yang meliputi transportasi fluida ( minyak dan gas bumi ).
  2. penyambungan dengan cara ulir (treated component), sambungan yang bersifat tidak tetap atau dapat dibuka kembali. biasanya ditemui pada instalasi industri, terutama pipa yang membutuhkan proses perawatan (maintenance).

Untuk penjelasan jenis – jenis sambungan pada pipa beserta kelebihan dan kekurangannya masing – masing :

1.But Welding Joint, penyambungan dengan cara dilas, biasanya diterapkan untuk pipa yang berukuran besar serta memiliki ketahanan yang bagus.

jenis ini banyak digunakan dalam bidang industri, tetapi tidak cocok digunakan untuk sistem pengolahan air bersih, karena dikhawatirkan air dapat bercampur dengan logam – logam hasil dari pengelasan tersebut.

Namun, jenis ini memiliki kelemahan yaitu proses aliran fluida memiliki hambatan akibat dari sambungan las yang berada pada sisi bagian dalam pipa.

2.Socket Welding Pipa Joint, penyambungan dengan menggunakan dua jenis pipa yang memiliki ukuran yang berbeda, salah satu pipa memiliki ukuran kecil, sedang yang lain memiliki ukuran yang besar.

proses penyambungannya sangat sederhana, yaitu dengan memasukkan ujung pipa yang kecil kedalam pipa yang berukuran besar. contoh sederhana seperti pipa paralon (material plastik).

sambungan socket memiliki keunggulan dalam pemasangannya mudah untuk disesuaikan karena kita hanya perlu memasukkan pipa ke pipa yang lain, sehingga sangat mudah untuk dilakukan. tetapi jenis ini memiliki kelemahan, yaitu sangat rentan terhadap korosi karena kemungkinan aadnya celah pada titik penyambungan.

3.Screwed Pipe Joint, penyambungan dengan cara ulir dengan tujuan merekatkan kedua ujung pipa, contohnya seperti pipa ledeng.

keuntungannya sangat mudah diaplikasikan serta dapat dijadikan alternatif bila pada kondisi tertentu tidak kemungkinan dilakukan penyambungan dengan cara pengelasan karena dapat menimbulkan bahaya.

kekurangannya dapat mengalami kebocoran apabila perapat (seal) yang digunakan tidak baik dan memiliki kekuatan yang berkurang karena ketebalan pada ujung pipa telah digunakan sebagai tempat ulir.

4.Sambungan Spigot ( Spigot Socket Pipe Joint ), dengan memasukkan pipa yang satu dengan pipa yang lain, mirip dengan sambungan socket.

tipe sambungan seperti ini dapat ditemui pada galian area jalan raya apabila sedang terjadi proses perbaikan saluran air.sifat dari sambungan ini ialah memiliki ketahanan terhadap kedapan air dan mudah untuk diaplikasikan di lapangan.

selain itu sambungan ini dapat disesuaikan dengan kemiringan 100. untuk kelemahnnya, jenis ini hanya mampu digunakan pada tekanan yang rendah, sehingga tidak cocok untuk mengalirkan gas dan fluida lainnya yang bertekanan tinggi.

5.Sambungan Flange (Flanged Pipe Joint), sambungan menggunakan flange untuk menghubungkan pipa, flange adalah suatu perancangan yang tidak permanen, maksudnya dapat dibongkar pasang  karena menggunakan baut pengencang flange.

setiap flange memiliki ukuran yang berbeda -beda karena disesuaikan dengan jenis pipa yang akan digunakan, karena apabila terdapat perbedaan sedikitpun maka kemungkinan akan terdapat celah antara kedua sisi sambungan tersebut.

, , , , , , , , , , , , , , , , , , ,