Mesin PP-R, Pipa PP-R dan Fitting

Mesin PP-R, Pipa PP-R dan Fitting

Pipa PP-R tidak disambung menggunaka lem, melainkan menggunakan mesin khusus untuk menyambungnya. Penyambungannya menggunakan metode heat fusion dengan memanfaatkan panas dari heating plate (plat pemanas). Pipa dan Fitting PP-R dipanaskan dengan suhu tertentu hingga meleleh dan setelah itu baru disatukan.

Mesin PP-R //www.sambunganpipa.com

Bagian Pipa PP-R yang dipanaskan adalah OD (diameter luar nya) dan untuk Fitting bagian yang dipanaskan adalah ND nya. Polipropilena bisa dibilang adalah material yang unik, kuat namun lentur. jika dipanaskan dan disambung, maka sambungan yang tercipta sangat kuat. lebih kuat dari sambungan pipa biasa (paralon). Pipa paralon biasa jika diinjak atau terkena tekanan / beban berat akan pecah. Beda dengan Pipa PP-R. Pipa PP-R jika diinjak tidak akan pecah / rusak. Sehingga tidak usah khawatir untuk perawatan instalasi nya.

Proses Penyambungan

Untuk proses penyambungan dengan Polyfusion, menggunakan Socket Fusion Welding Machine. Berikut langkah – langkah penyambungan dengan Polyfusion:

  1. Pasang matrice, hidupkan dan setting temperatur welding machine 260 °C (suhu penyambungan telah tercapai bila ada tanda dari lampu indikator.
  2. Pasang klem pipa sesuai dengan ukuran pipa yang akan disambung.
  3. Potong kurang lebih 1 cm ujung pipa yang akan disambung kemudian beri tanda kedalaman socket dikurangi 1-2 mm pada pipa sebagai jarak (gap) penyambung.
  4. Jepit fitting yang akan disambung pada klem fitting.
  5. Ratakan fitting dan pipa dengan centering unit.
  6. Jepit pipa yang akan disaung pada klem pipa.
  7. Panaskan pipa dan fitting pada matrice, kemudian keluarkan dan sambungkan pipa dan fitting dengan segera.
  8. Sistem instalasi siap digunakan setelah waktu pendinginan tercapai.